BERITA BOLA

Egy Maulana Vikri Terancam Absen Bela Timnas di Fase Grup Piala AFF

Egy Maulana Vikri Terancam Absen Bela Timnas di Fase Grup Piala AFF
FK Senica tahan Egy hingga 18 Desember 2021

bolasingaLOUNGE – Timnas Indonesia dipastikan tak diperkuat oleh Egy Maulana Vikri di dua laga pembuka Piala AFF 2020. Egy belum dilepas oleh klubnya, FK Senica, untuk membela Indonesia di Piala AFF.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong, mengakui kalau FK Senica masih menahan kepergian Egy. Shin maklum, karena Piala AFF memang tak masuk dalam kalender resmi FIFA. Dia merasa wajar jika FK Senica menahan Egy.

“Memang, agak sulit memanggil pemain dari Eropa karena turnamen ini di luar agenda FIFA. Federasi memang seharusnya berdiskusi dengan klub-klub untuk mendapatkan jalan keluar,” kata Shin dalam sesi konferensi pers, Sabtu (4/12/2021).

1. Baru dilepas usai 18 Desember 2021

Egy Maulana Vikri Terancam Absen Bela Timnas di Fase Grup Piala AFF
Egy Maulana Vikri resmi dikontrak klub Liga Utama Slovakia, FK Senica, Selasa (31/8/2021) 

Manajemen FK Senica memang cukup keras terkait Egy. Dalam akun instagramnya, Direktur FK Senica, David Balda, menyatakan kalau Egy baru dilepas setelah 18 Desember 2021.

Itu merupakan akhir dari putaran pertama kompetisi di Slovak Super League yang baru digulirkan kembali pada Februari 2022 mendatang.

“Egy baru bisa dilepas ke Tim Indonesia untuk Piala AFF setelah laga terakhir kami pada 18 Desember 2021.

2. Optimisme Shin Tae Yong

Egy Maulana Vikri Terancam Absen Bela Timnas di Fase Grup Piala AFF
TC Timnas U-22. 

Meski begitu, Shin malah cukup yakin kalau Egy bisa datang dan membela Indonesia di laga lawan Vietnam dan Malaysia. Namun, gestur dari Shin juga tak terlalu meyakinkan.

“Saya tak bisa kasih informasi yang jelas. Dua laga pembuka, Egy pasti absen. Mungkin, saat melawan Vietnam atau Malaysia bisa main,” ujar Shin.

3. Shin Tae Yong mau turun gunung

Egy Maulana Vikri Terancam Absen Bela Timnas di Fase Grup Piala AFF
Shin Tae-yong.

Shin mengaku mau berbicara dengan manajemen FK Senica terkait Egy. Dia berharap ada jalan keluar yang terbaik agar FK Senica dan Indonesia sama-sama diuntungkan.

“Sangat disayangkan, saya harus diskusi dengan klubnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *